Rabu, Juni 10, 2026

Buka Rakernas LP Ma’arif, Waketum PBNU Tekankan Pendidikan Sesuai Zaman dan Berbasis Hati

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Nizar Ali membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PBNU di Auditorium Universitas Islam Malang (Unisma), Jawa Timur pada Sabtu (27/8/2022).

Dalam sambutannya, Nizar menyampaikan bahwa dunia pendidikan menghadapi era revolusi industri dan disrupsi yang sangat memengaruhi seluruh bidang pendidikan. Guru dan murid diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman. Karenanya, ia melihat ada tiga tantangan besar pendidikan di zaman sekarang.
Pertama, kurikulum. Nizar menyebut bahwa hal tersebut merupakan pegangan bekal belajar mengajar. Selama ini Indonesia mempunyai tradisi mengganti kurikulum setiap kali berganti kabinet.

Saat ini, pembelajaran menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar. “Kita rasakan diharapkan mampu mengubah kehidupan pendidikan,” ujar Guru Besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Kurikulum, menurut dia, perlu beradaptasi dengan bertahap dan mengikuti perkembangan zaman. Kurikulum yang diterapkan perlu membentuk siswa yang antisipatif, kritis, dana analitis dalam memecahkan masalah.

“Kurikulum juga perlu membentuk siswa inovatif, berkarakter, dan adaptif. Itu membekali anak menghadapi zaman,” tutur Prof Nizar.

Kedua, lanjut Nizar, adalah pembelajaran. Materi pelajaran yang mudah diajarkan guru mudah akan mudah diganti teknologi. Jika hanya mengajar nulis di buku tidak ada bedanya dengan internet.

“Pengajaran diatur pemerintah pusat. Pengajaran seolah manual. Padahal penuh kreativitas, inovasi, dan perubahan,” terang pria kelahiran Jepara, Jawa Tengah ini.

Oleh karena itu, Prof Nizar menekankan harus ada perubahan paradigma mengajar guna memperkuat kompetensi murid dan guru dan berbasis sentuhan kepada hati. Siswa diharapkan lebih banyak belajar sendiri dan lebih aktif dibanding guru. Buku memegang peran penting untuk menunjang analitis antisipatif.

“Buku mendorong anak mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi. Mampu memecahkan persoalan. Buku kita hanya sekadar informasi. Kebanyakan buku masih tradisional,” imbuh Sekjen Kemenag itu.

Tantangan ketiga adalah asesmen. Pemerintah, menurut dia, terus berusaha memperbaiki asesmen guna mengetahui keberhasilan sistem belajar.

Pembukaan Rakernas ini dihadiri oleh Ketua PBNU KH Fakhrurrozi, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, Ketua LP Ma’arif PBNU Prof Muhammad Ali Ramdhani, Rektor Unisma Prof Maskuri Bakri, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Prof Zainuddin, dan Rektor UIN Raden Fatah Prof Nyayu Khodijah.

SUMBER : LINK

Related Articles

Sertifikat Diklat Kepala Madrasah Batch 3 Siap Diserahkan

Sertifikat peserta Diklat Kepala Madrasah (Kamad) Batch 3 dari lingkungan LP Ma’arif NU Trenggalek mulai diambil pada Sabtu (6/6) di Kantor PW LP Ma’arif...

LP Ma’arif NU Trenggalek Serahkan Ijazah Ma’arif PAUD 2025/2026

Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Trenggalek menyerahkan Surat Keterangan Tamat Belajar (SKTB)/Ijazah Ma’arif jenjang TK, RA, PAUD, KB, dan SPS Tahun Ajaran...

Penetapan Ijazah Ma’arif Disahkan, Satuan Pendidikan Mulai Dapat Menerbitkan

LP Ma’arif NU Trenggalek menetapkan ratusan satuan pendidikan jenjang TK, RA, KB, PAUD, dan SPS di Kabupaten Trenggalek sebagai pengguna Surat Keterangan Tamat Belajar/Ijazah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,915FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Sertifikat Diklat Kepala Madrasah Batch 3 Siap Diserahkan

Sertifikat peserta Diklat Kepala Madrasah (Kamad) Batch 3 dari lingkungan LP Ma’arif NU Trenggalek mulai diambil pada Sabtu (6/6) di Kantor PW LP Ma’arif...

LP Ma’arif NU Trenggalek Serahkan Ijazah Ma’arif PAUD 2025/2026

Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Trenggalek menyerahkan Surat Keterangan Tamat Belajar (SKTB)/Ijazah Ma’arif jenjang TK, RA, PAUD, KB, dan SPS Tahun Ajaran...

Penetapan Ijazah Ma’arif Disahkan, Satuan Pendidikan Mulai Dapat Menerbitkan

LP Ma’arif NU Trenggalek menetapkan ratusan satuan pendidikan jenjang TK, RA, KB, PAUD, dan SPS di Kabupaten Trenggalek sebagai pengguna Surat Keterangan Tamat Belajar/Ijazah...

Kepala Madrasah Ma’arif Trenggalek Ikuti Diklat Kompetensi Batch 3

LP Ma’arif NU Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan mutu pendidikan madrasah dengan mengirimkan delegasi pada Pelatihan Kepala Madrasah Batch 3 yang diselenggarakan PW...

UAMNU 2026 Digelar Serentak di Lingkungan Ma’arif Trenggalek

Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Nahdlatul Ulama (UAMNU) Tahun 2026 digelar serentak di satuan pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Trenggalek pada 10–17 April 2026. Ujian tersebut...