Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (SAKOMA) Kabupaten Trenggalek resmi dilantik sebagai wadah penguatan pendidikan karakter kepramukaan di lingkungan LP Ma’arif NU Trenggalek. Pelantikan berlangsung khidmat di Hall Center of Excellence (COE) SMK Islam 1 Durenan, Rabu (4/2), dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Drs Edy Supriyanto, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Trenggalek.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi LP Ma’arif NU Trenggalek dalam memperkuat pembinaan kepramukaan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Dalam sambutannya, Kak Edy Supriyanto menyampaikan apresiasi atas terbentuknya SAKOMA Ma’arif NU sebagai satuan komunitas pramuka berbasis lembaga pendidikan. Menurutnya, kehadiran SAKOMA diharapkan mampu bersinergi dengan Gerakan Pramuka di Kabupaten Trenggalek sekaligus menjadi penguat karakter peserta didik.
“Pramuka tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai moral dan spiritual,” ungkapnya.
Kegiatan pelantikan ini dihadiri jajaran pengurus LP Ma’arif NU Kabupaten Trenggalek, para kepala satuan pendidikan Ma’arif dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Durenan. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan kepramukaan berbasis komunitas Ma’arif NU.

Secara organisatoris, keberadaan SAKOMA Ma’arif NU Trenggalek telah diperkuat melalui Surat Keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Trenggalek Nomor 007 Tahun 2026 tentang Majelis Pembimbing dan Pengurus Satuan Komunitas Pramuka Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Trenggalek masa bakti 2026–2030, yang ditetapkan pada 2 Februari 2026. Dalam keputusan tersebut, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Trenggalek mengukuhkan kepengurusan baru SAKOMA Ma’arif NU sekaligus mengakhiri masa bakti kepengurusan sebelumnya dengan penghargaan atas darma baktinya.
Berdasarkan SK tersebut, Majelis Pembimbing SAKOMA Ma’arif NU Trenggalek diketuai secara ex-officio oleh Ketua PC LP Ma’arif NU Trenggalek, dengan sekretaris dan bendahara berasal dari unsur pimpinan LP Ma’arif NU. Sementara itu, kepengurusan harian SAKOMA Ma’arif NU Trenggalek masa bakti 2026–2030 dipimpin oleh H Mahsun Ismail SAg MM sebagai Ketua, didampingi Drs Supriadi MSi sebagai Ketua Harian, serta didukung oleh sejumlah wakil ketua dan andalan sakoma pada bidang bina muda, binawasa, pendidikan dan pelatihan, humas dan abdimas, hingga rescue SAKOMA.
Ketua LP Ma’arif NU Trenggalek menegaskan bahwa SAKOMA Ma’arif NU menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan Ma’arif, khususnya dalam membentuk karakter peserta didik yang berdisiplin, berjiwa kepemimpinan, cinta tanah air, dan berakhlakul karimah. Melalui SAKOMA, kegiatan kepramukaan di satuan pendidikan Ma’arif diharapkan lebih terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan visi pendidikan Ma’arif NU.
Dengan pelantikan ini, LP Ma’arif NU Trenggalek optimistis SAKOMA Ma’arif NU dapat segera menjalankan program-program pembinaan kepramukaan yang terstruktur dan berdampak nyata, sekaligus menjadi mitra strategis Gerakan Pramuka dalam mencetak generasi muda yang tangguh secara karakter, kuat secara spiritual, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.(*)





