Gerakan Pramuka Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif (Sakoma) melalui Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Trenggalek menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih ketua masa bakti 2025–2030, Jumat (7/11), di MI Karanggandu, Watulimo. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Orientasi Majelis Pembimbing (Mabi) Sakoma yang diikuti oleh sekitar 70-an perwakilan dari satuan pendidikan di bawah naungan Ma’arif NU se-Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan upacara pembukaan, sidang pendahuluan dan pleno, serta pemilihan ketua Sakoma pada malam harinya. Usai Muscab, acara dilanjutkan dengan orientasi Mabi Sakoma hingga pukul 22.00 WIB
Ketua Sakoma NU Trenggalek, Mahsun Isma’il, menjelaskan bahwa Muscab kali ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kaderisasi gerakan pramuka berbasis Ma’arif di tingkat cabang. “Masa bakti pengurus sebelumnya telah berakhir, sehingga Muscab ini menjadi ajang regenerasi sekaligus konsolidasi seluruh satuan pendidikan Ma’arif untuk memperkuat kiprah Sakoma di sekolah dan madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Trenggalek, Dr Mohib Asrori SPdI MSi, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Sakoma merupakan wadah strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepramukaan yang berpadu dengan karakter keislaman ala Ahlussunnah wal Jamaah. “Kami berharap Sakoma terus menjadi ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kebangsaan di lingkungan madrasah dan sekolah Ma’arif,” katanya.
Berdasarkan data panitia, ada 72 perwakilan lembaga pendidikan dari jenjang MI/SD hingga SMA/MA/SMK di bawah naungan LP Ma’arif NU Trenggalek mengikuti kegiatan ini. Peserta berasal dari berbagai kecamatan, antara lain Karangan, Durenan, Panggul, Dongko, Gandusari, Watulimo, dan Munjungan.
Selain Muscab dan orientasi, kepala satuan pendidikan yang hadir sebagai peserta juga melakukan pendataan administrasi lembaga sebagai bagian dari proses perpanjangan izin operasional pendidikan oleh PW LP Ma’arif NU Jawa Timur.
Dengan semangat Bersinergi, Manfaati, mBarokahi, kegiatan Muscab Sakoma dan Orientasi Mabi ini diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat gerakan pramuka berbasis pendidikan Ma’arif di Kabupaten Trenggalek, serta melahirkan kepemimpinan baru yang lebih visioner dan berintegritas.(*)





