Sabtu, Juni 22, 2024

Pembelajaran Tatap Muka 2021, Tenaga Didik dan Kependidikan Wajib Prokes dan Vaksin

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim mengatakan pembelajaran tatap muka tetap akan digelar pada Juli 2021. Menurutnya, bahwa dengan kebijakan prioritas vaksin untuk para guru, sudah waktunya pembelajaran kembali dilakukan di sekolah. tegas Nadiem dari laman Kemendikbud-Ristek.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU , Arifin Junaidi mengusulkan sekolah tatap muka Juli mendatang digelar di daerah zona kuning dan hijau penyebaran virus corona (Covid-19). Bahkan, “Sejak pembukaan tahun ajaran 2020/2021 LP Ma’arif NU PBNU sudah mengusulkan agar dibuka Pembelajaran Tatap Muka, dengan syarat antara lain sekolah tersebut berada di zona hijau dan kuning,” kata Arifin, Senin (8/6).

Penegasan syarat PTM 2021, dengan syarat antara lain; Sekolah tersebut berada di zona hijau dan kuning; Pembelajaran Tatap Muka dilaksanakan 50% dari kapasitas kelas dan selebihnya tetap pembelajaran jarak jauh (PJJ); tatap muka dilaksanakan dengan shifting, harinya bergantian untuk 50% murid lainnya; PTM tetap menerapkan prokes (protokol kesehatan) yang ketat; karena itu pemerintah harus membantu sarpras untuk prokes, baik sekolah negeri maupun swasta, tegas Kyai Arjuna panggilan akrab Ketua LP Ma’arif NU PBNU.

Selain itu, Kyai Arjuna, menyampaikan bahwa pelaksanaan PTM di sekolah yang seluruh tenaga didik dan kependidian telah divaksin. Karena itu, LP Ma’arif NU PBNU meminta pemerintah sebagaimana pernyataan Mas Menteri Pendidikan Kebudayan dan Ristek RI terkait kebijakan prioritas Vaksin bagi guru dan tenaga kependidikan harus segera di tuntaskan vaksinasinya, imbunya.

Pembelajaran tatap muka di sekolah/madrasah sudah seharusnya, hal tersebut berdasarkan evaluasi, PJJ selama pandemi covid, tidak berjalan efektif sebagai bagian dari proses pendidikan. Dalam ranah kognitif saja, PJJ tak bisa berlangsung dengan baik, apalagi dalam ranah psikomotorik. Banyak sekolah dan madrasah yang tak dapat melaksanakan praktikum dan preaktek baik (karakter) dilingkungan sekolah dan madrasah. Lebih dari itu, dalam ranah afektif PJJ tak dapat mewujudkan tujuan pendidikan. TIK tak dapat menggantikan guru, lebih-lebih untuk pengembangan afeksi untuk anak didik. Hal ini, diakui kemendikbud sejak awal sehingga kemendikbud tidak menuntut ketuntasan kurikulum dalam PJJ. Pungkas kiai Arjuna.

Sumber : maarifnu.org

Related Articles

Jelang Kegiatan Napak Tilas, Sakoma Gelar Doa Bersama

Satuan Komunitas Pramuka Ma'arif (Sakoma) Trenggalek bekerja sama dengan LP Ma'arif Trenggalek akan menghelat jelajah Napak Tilas rute gerilya Jenderal Sudirman, besok Minggu (19/5)....

Ramadan: Tubuh Dilatih saat Kita Berpuasa

Pada bulan suci Ramadan, tiap tahunnya, para muslim di berbagai belahan bumi menuaikan puasa dari terbit matahari hingga terbenamnya selama satu bulan penuh. Di...

e-GSM, Inovasi Digital untuk Pendidikan Si Buah Hati

Smartphone atau sering disebut gawai adalah perangkat yang sudah melekat dalam kehidupan manusia saat ini. Hal ini dimaklumi karena berbagai informasi dapat kita akses...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,915FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Jelang Kegiatan Napak Tilas, Sakoma Gelar Doa Bersama

Satuan Komunitas Pramuka Ma'arif (Sakoma) Trenggalek bekerja sama dengan LP Ma'arif Trenggalek akan menghelat jelajah Napak Tilas rute gerilya Jenderal Sudirman, besok Minggu (19/5)....

Ramadan: Tubuh Dilatih saat Kita Berpuasa

Pada bulan suci Ramadan, tiap tahunnya, para muslim di berbagai belahan bumi menuaikan puasa dari terbit matahari hingga terbenamnya selama satu bulan penuh. Di...

e-GSM, Inovasi Digital untuk Pendidikan Si Buah Hati

Smartphone atau sering disebut gawai adalah perangkat yang sudah melekat dalam kehidupan manusia saat ini. Hal ini dimaklumi karena berbagai informasi dapat kita akses...

Mantapkan Ke-NU-an Anak Didik, LP Maarif Gelar Jelajah Situs Sejarah Santri

Dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2023, LP Maarif NU Trenggalek mengadakan Lomba Jelajah Situs Sejarah Santri Trenggalek (LJS3T). Acara ini diikuti oleh ratusan...

Empat Ribu Anak Ikuti Senam-Lomba Tari Ma’arif NU Trenggalek Mengkader Sejak Dini

Rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2023 masih berlangsung, Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama Trenggalek menggelar senam masal dan lomba tari yang diikuti anak...